GuidePedia
BREAKING NEWS

Senin, 25 April 2016

Peran Bimbingan dan Konseling dalam Perencanaan Karir Siswa


Proses kehidupan merupakan proses panjang seseorang dari dalam prenatal sampai berkembang menjadi pribadi yang memiliki tujuan pada nantinya. setiap tujuan pasti memiliki perencanaan sehingga target/cita-cita yang kita inginkan dapat terwujud. salah satu hal yang harus terencana dengan baik adalah proses penentuan karir.

Dalam ranah pendidikan tugas seorang Guru Bimbingan dan Konseling adalah membantu individu dalam memecahkan permasalahan baik dibidang pribadi,sosial,belajar dan karir. mengerucut pada pembahasan ini kita harus mengerti apa itu bimbingan karir. Menurut wingkel bimbingan karir adalah Bimbingan Karir adalah bimbingan dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, dalam memilih lapangan pekerjaan atau jabatan/profesi tertentu serta membekali diri dengan berbagai tuntutan dari lapangan pekerjaan yang dimasuki. Bimbingan Karir juga dapat dipakai sebagai sebagai sarana pemenuhan kebutuhan perkembangan peserta didik yang harus dilihat sebagai integral dari program pendidikan yang terintegrasikan dalam setiap pengalaman belajar bidang studi(reff : http://konselorkonseli.weebly.com/bimbingan-karir.html

Bimbingan karir harus terprogram semenjak anak sudah mulai mengenal pendidikan dari sekolah dasar sampai menengah atas karena proses karir seseorang terus berjalan sampai seseorang tersebut dewasa. banyak faktor yang mempengaruhi karir seseorang mulai dari pengalaman yang diperoleh individu tersebut, bakat, minat,  masukan dari orang sekitar dan prospek pekerjaan dalam masyarakat. untuk itu proses bimbingan karir merupakan proses dari mulai proses bantuan, layanan, pendekatan terhadap individu agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerja, merencanakan masa depan yang sesuai dengan bentuk kehidupan yang diharapkannya, mampu menentukan dan mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambilnya itu sehingga mampu mewujudkan dirinya secara bermakna (reff :http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMBINGAN/197102191998021-NANDANG_BUDIMAN/BIMBINGAN_KARIER_DI_SMK.pdf)
 
Permasalahan karir yang sering terjadi khususnya di Madrasah Aliyah adalah :
  1. Siswa belum memahami dirinya secara utuh, siswa cendrung masih bertanya tanya apa bakatnya, minatnya,kemampuannya dan keahliannya untuk menunjang keputusan karir
  2. Masih minimnya informasi siswa mengenai profesi pekerjaan dan prospek kerja kedepannya
  3. Tuntutan keluarga atas pekerjaan - pekerjaan yang memiliki prestis yang tinggi seperti dokter, akutansi sehingga antara individu dan orangtua bertentangan dalam perencanaan karir. orangtua cendrung memaksakan pilihan kepada anaknya
  4. Siswa cendrung mengikuti tren kekinian pekerjaan sehingga tidak melihat lagi apa sebenarnya potensi yang dimiliki
Untuk itu menurut Mamat supriatna dan Nandang budiman dalam tulisannya yng berjudul  bimbingan karir di SMK . Guru Bimbingan dan Konseling dituntut untuk memiliki keterampilan dalam memecahkan permasalahan karir siswa dengan cara 
  1. Mengenal keterampilan membuat keputusan karier dan memperoleh informasi yang relevan untuk membuat keputusan karier. 
  2. Menyadari minat dan kemampuan dan menghubungkannya dengan kesempatan kerja.
  3. Mengidentifikasi bidang dan tingkat pekerjaan yang cocok dengan minat dan kemampuan. 
  4. Memperoleh latihan untuk mengembangkan keterampilan dan mempercepat memasuki pekerjaan atau jabatan guna memenuhi minat dan kemampuannya.  
(reff:http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PSIKOLOGI_PEND_DAN_BIMBINGAN/197102191998021-NANDANG_BUDIMAN/BIMBINGAN_KARIER_DI_SMK.pdf)

Secara Konkrit pelaksanaan Bimbingan Karir di Madrasah Aliyah Khususnya MAN 3 JAkarta adalah :
  1.  Pengembangan instrumen psikologi baik tes maupun non tes untuk mengetahui secara mendalam potensi siswa. seperti mengadakan tes Psikologi, pemberian instrumen Holland dan Mayers Briggs theory Inventory
  2.  Mengadakan Layanan Konseling dan Konsultasi Karir secara terprogram dan terencana
  3. Mengadakan Kegiatan Education Expo atau kunjungan ke Perguruan Tinggi Favorite
  4. Mensosialisasikan siswa bagaimana cara masuk PTN dan jalur apa saj ayang bisa ditempuh
  5. Penambahan buku-buku karir untuk menambah wawasan siswa dalam memilih karir
Demikian informasi ini saya sampaikan, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.

 

Posting Komentar

 
Copyright © 2014 MAN 3 Jakarta PIC TIK dan PIC Humas MAN 3 Jakarta.