GuidePedia
BREAKING NEWS

Pengumuman

Prestasi Siswa

Kegiatan Siswa

Kegiatan Guru

Artikel, Jurnal dan Penelitian Guru

Kamis, 21 Juli 2016

Outingclass MAN 3 Jakarta : pendekatan pembelajaran saintific aprouch di Garut

(Humas MAN 3 Jakarta) Komite MAN 3 Jakarta melaksanakan kegiatan outing class ke daerah garut dengan obyek observasi kawah kamojang dan kampung naga.Kegiatan ini telah dilaksanakan dua hari yaitu jumat dan sabtu, 29 dan 30 April 2016.Peserta kegiatan berjumlah 172 siswa kelas XI dengan 27 pembimbing guru dan 14 pengurus komite man 3 Jakarta.
Maksud dan tujuan kegiatan ini, menurut kepala MAN 3 Jakarta Drs. Usman Ali, M.PFis dalam pengarahannya adalah membentuk sikap dan pola pikir saintis siswa, yang dikembangkan untuk menghasilkan ide/gagasan dalam mengamati lingkungan sekitarnya. Ini membutuhkan syarat kompetensi awal siswa yaitu membaca, menulis dan menalar. Dari prasyarat tersebut, siswa dapat menghasilkan laporan karya tulis yang runtut, logis dan ilmiah.
Laporan karya tulis adalah bentuk ketrampilan siswa yang melatih kepekaan dan inovasi dalam mengamati lingkungannya agar dapat menyumbangkan gagasan/ide dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
Menurut ketua panitia, Drs.H. Adam SS, MM bahwa program ini akan dilaksanakan rutin sebagai bagian dati program madrasah literasi dan risert. Jadi siawa akan terbiasa dalam mengemukakan gagasan/ide secara tertulis dan berefek perlunya membaca dan mengedepankan sikap dan prilaku ilmiah.
Aan Harinurdin

Senin, 09 Mei 2016

Siswa MAN 3 Jakarta Meraih Juara 1 Robotik Tingkat Nasioanl



(Humas MAN 3 Jakarta) Siswa MAN 3 Jakarta meraih juara 1 lomba robotik tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Olimpiade TIK 2016. Pelaksanaan kegiatan tanggal 5 – 7 Mei 2016 di kemendikbud.
Hanan Hanfi dan Miftahul Muharrom kelas X IPA telah mengharumkan nama MAN 3 Jakarta dalam ajang bergengsi tersebut.  Mereka bisa bersaing dengan sekolah/madrasah se-nasional mengalahkan man 2 palembang, sma sampoerna dll. 
Ini sekian kalinya ekskul robotik memenangkan perlombaan. Menurut pembina/pelatihnya Bapak Ratno, kemampuan siswa kita dalam merakit dan memprogram sudah cukup baik dan teruji. Ini adalah generasi kedua yang bisa menjuarai lomba robotik. Tahun kemarin kakak kelasnya juga bisa meraih jura 2 lomba robotik tingkat nasional.
Kepala MAN 3 Jakarta, Bapak Drs. Usman Ali, M.PFis menekankan agar bisa mempertahankan predikat juara ini dengan mengupgrade kemampuan inovasi baik dari segi perakitan maupun pemrogaman. Beliau juga tidak segan-segan akan menambah fasilitas dan sarana dibidang robotik ini.
Konributor : AH

Jumat, 06 Mei 2016

Pengumuman Kelulusan Siswa MAN 3 Jakarta tahun 2016

Sabtu, 7 Mei 2016 Melalui website MAN 3 Jakarta, Kepala MAN 3 Jakarta Drs Usman Ali, M.PFis mengumumkan hasil sidang dewan guru yang dilaksanakan hari Rabu, 4 Mei 2016 di aula MAN 3 Jakarta bahwa dengan mempertimbangkan 3 kriteria kelulusan antara lain :
1. Siswa telah menempuh pembelajaran selama tiga tahun dengan baik.
2. Siswa mengikuti ujian madrasah dan ujian nasional
3. Siswa memiliki sikap dan akhlak yang terpuji.
Dinyatakan bahwa :
1. Siswa kelas XII jurusan IPA sejumlah 74 siswa dinyatakan LULUS
2. Siswa kelas XII jurusan IPS sejumlah 76 siswa dinyatakan LULUS
3. Siswa kelas XII jurusan keagamaa  sejumlah 29 siswa dinyatakan LULUS.
Untuk nilai masing-masing siswa akan di berikan melalui email siswa terhitubg dimulai terkirim hari sabtu, 7 Mei 2016.
Mudah2an informasi ini bisa menjadi acuan seluruh yang berkepentingan untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.
Humas MAN 3 Jakarta

Berdzikirlah Seorang Diri

Dua orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul karena Allah dan berpisah karena Allah. Hal itu, merupakan tingkat tertinggi dari kecintaan manusia terhadap sesama manusia. Dan itu, termasuk salah satu sifat yang disebutkan Rasulullah shallahu alaihi wassalam dalam sabdanya, "Tiga perkara yang bila seseorang menetapi salah satunya, niscaya ia akan menemukan manisnya keimanan. Diantaranya, adalah mencintai seseorang hanya karena Allah semata".
Apabila Anda mencintai seseorang hanya karena Allah, dan bukan karena bisnis, kepentingan tertentu, atau harta, maka berbahagialah dan berbahagialah! Masalahnya, anda akan termasuk orang yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tiada naungan lain selain naungannya.
Adapun yang dimaksud dengan perkataan Rasulullah shallahu alaihi wassalam, "Berkumpul karena Allah", dalam hadist tadi, adalah berkumpulnya kedua orang itu disebabkan oleh kecintaan mereka berdua terhadap Allah.
Demikian yang dimaksud dengan, "Berpisah karena Allah". Yakni, salah satunya pergi dan meninggalkan yang lain, atau meninggal dunia, dalam keadaan keduanya tetap mencintai karena Allah. Karena itu, maka Rasulullah shallahu alaihi wassalam dahulu seringkali mempersaudarakan antara dua orang shahabat dan menjadikan mereka semua saudara.
Tercatat, beliau shallahu alaihi wassalam telah mempersaudarakan Salman al-Farisi dengan Abu Darda, Sa'ad ibn al-Rabi' dengan Abdurrahman bin Auf, dan sebagainya. Rasulullah shallahu alaihi wa ssalam juga telah mempersaudarakan Salman dengan Abdullah ibn Salam. Arkian, Abdullah ibn Salam berkata kepada Salman, "Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah. Maka aku meminta kepadamu atas izin Allah, agar bila engkau kelak mati sebelumku, atau aku mati sebelummu, hendaklah bila kita bertemu dalam mimpi nanti, engkau selalu mewasiatkan suatu kebaikan untu menunjukkan kepadaku jalan menuju Allah."
Perlu digaris bawahi, bahwasanya arwah orang-orang beriman itu akan saling kunjung-kunjungi dalam mimpi. Ini adalah keyakinan Ahlussunah Waljamaah, dan bukan doktrin pokok tauhid. Meskipun sempat diramaikan oleh Ibnu Taimiyah.
Karenanya, tidak mengherankan bila dalam mimpinya, seorang Muslim kadang-kadang bertemu dengan saudaranya seiman yang kemudian memberitahukan suatu perkara, mengatakan beberapa persoalan penting dan mewasiatkan perbagai macam wasiat.
Demikianlah, akhirnya Abdulan ibn Salam dan Salman menyepakati perjanjian. Kemudian, Abdullah ibn Salam meninggal dunia terlebih dahulu sebelum Salman al-Farisi. Dan benar, Salampun bertemu dengannya dalam sebuah mimpi.
Syahdan, Salman pun menyapanya, "Bagaimana keadaanmu?" Abdullah menjawab, "Alhamdulillah, aku berada dalam kehidupan yang amat menyenangkan dan aku selalu melihat Allah setiap Jum'at". Salman berkata, "Lalu, apakah yang kau temukan tentang sebaik-baik amal yang harus kuperbuat?" Abdullah menjawab, "Aku mendapatkan, bahwa sebaik-baik amal adalah bertawakal kepada Allah. Karena itu, aku wasiatkan kepadamu agar senantiasa bertawakal kepada Allah". Itulah wasiat Abdullah kepada Salman.
Ali ra berkata, "Berbekallah dengan teman-teman akrab, sebab mereka adalah tabungan di dunia dan tabungan di akhirat". Para shahabat yang mendengar itu berkata, "Wahai Amirul Mukminin, adapun yang di dunia, kami mempercayainya. Lantas, bagaimana dengan yang diakhirat?" Ali ra menjawab, "Bukankah kalian sudah mendengar firman Allah yang berbunyi,
الْأَخِلَّاء يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ ﴿٦٧
"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa". (QS. Az-Zukhruf [43] : 67)
Artinya, barangsiapa mengasihi temannya karena Allah Ta'ala niscaya temannya itu akan menjadi temannya di akhirat. Hahkan, ia akan bisa menjadi perantara bila Allah menghendaki dan mengizinkannya.
Pada hari kiamat kelak, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist, Allah akan mengundang orang-orang yang saling mencintai karena Allah untuk berkumpul dalam naungan-Nya. Disebutkan kelak Allah akan berkata, "Manakah orang-orang yang saling mencintai karena kebesaran-Ku? Hari ini, aku akan menaungi mereka dalam naungan-Ku, sedang hari ini tidak ada naungan lain selain naungan-Ku. Mereka berdiri satu persatu dan kemudian berkumpul dibawah naungan Allah. Mereka dikumpulkan bukan atas dasar persamaan derajat, pangkat, kedudukan, keturunan, akan tetapi mereka saling mencintai karena Allah. Mereka berasal dari berbagai golongan, suku, ras, dan status sosial. Kecintaan mereka karena Allah lah yang membuat mereka bisa bertemu dalam satu naungan Allah."
Dalam sebuah hadist disebutkan, ada seseorang yang senantiasa pergi dari satu kampung ke kampung lain untuk mengunjungi saudaranya seiman. Maka, Allah mengutus seorang malaikat untuk menghadangnya di tengah perjalanan. Lalu, ketika orang itu muncul, malaikat yang diutus Allah menyapanya, "Hendak ke manakah engkau?" Ia menjawab, "Aku hendak mengunjungi saudaraku seiman". Malaikat itu bertanya, "Apakah ia memiliki seuatu kenikmatan yang bisa engkau harapkan?" Ia menjawab, "Tidak. Sebab aku mencintainya karena Allah".
Maka malaikat itu berkata, "Ketahuilah, aku ini seorang Malaikat yang diutus Allah kepadamu untuk mengabarkan, bahwa sesungguhnya Allah benar-benar mencintaimu sebagaimana engkau mencintai saudaramu karena-Nya". Artinya, orang itu mengunjungi saudaranya adalah karena terdorong oleh kecintaannya terhadap Allah. Dalam sebuah hadist disebutkan, Rasulullah shallahu alaihi wassalam menuturkan, Allah Ta'ala, berfirman,
"Adalah keniscayaan untuk memberikan kecintaan-Ku kepada orang-orang yang saling mencintai karena Allah dan orang-orang yang saling mencintai karena Aku dan orang-orang yang bersahabat karena Aku".
Salah satu tanda orang yang beriman, adalah tetap mencintai orang-orang beriman, meskipun tidak pernah meniru amal-amal mereka, dan membenci orang-orang yang berbuat maksiat. Adapun orang-orang munafik, membenci dan memusuhi orang-orang yang taat kepada Allah, dan menyukai (mencintai) orang-orang yang senang berbuat maksiat, serta ikut meniru perbuatan mereka. Itulah perbedaan antara orang yang mencintai karena Allah dan orang yang mencintai bukan karena Allah.
Ibnu Katsir mengatakan, syahdan, tak lama setelah ia meningal dunia, beberapa ulama bertemu dengannya dalam mimpi. Dalam mimpi itu, mereka melihatnya memiliki dua sayap dari cahaya dan terbang di Surga dari satu ke pohon ke pohon yang lain. Lalu mereka bertanya, "Benarkah engkau si Fulan?". Ia menjawab, "Benar". Dengan penuh penasaran mereka bertanya, "Bukankah amal perbuatanmu di dunia seperti itu?" Maksud mereka, ia sering berbuat dosa. Ia menjawab, "Bukankah kalian pernah mendengar hadist yang menyatakan, 'Sesungguhnya orang itu akan bersama orang yang dicintainya?'." Mereka berkata, "Benar, kami pernah mendengarnya".
Al-Hasan menasehatkan, janganlah seseorang berkata, "Seseorang akan dikumpullkan dengan orang yang mencintainya", dan kemudian ia berbuat semena-mena, tetapi ingin tetap dikumpulkan bersama orang dicintainya itu. Umat Nasrani, misalnya, mereka sangat mencintai Isa as. Bahkan, mereka sampai menuhankannya. Namun, mereka akan tetap masuk Neraka. Sedangkan Isa as, dia akan tetap di surga.
Ada sementara orang yang menangis dalam berdzikir di depan orang banyak, dan tidak menangis manakala berdzikir sendirian.
Karena itu, para ulama mengatakan, waspadalah terhadap kemunafikan dan riya' (berbuat untuk dipuji orang lain) dalam tiga tempat, pertama, saat anda berdzikir dan menangis di depan manusia, kedua, ketika anda berdzikir dan menangis di depan manusia. Sesungguhnya hal itu merupakan fitnah bagi orang yang tergoda, ketiga, ketika anda bersedekah di depan manusia.
Dalam sejarah hidup al-Auzai disebutkan, setiap kali berdzikir kepada Allah sendirian, ia menangis sampai para tetangganya menjadi sayang padanya. Namun, bila berdzikir di depan orang lain, ia sama sekali tidak menangis. Yang dimaksud dengan sendirian itu, adalah jauh dari kesamaran dan terlepas dari sifat riya' dan pamer.
Ibnu Qayyim menuturkan, Taqiyudin ibn Syatir mengisahkan, suatu ketika, aku pergi membuntuti Ibnu Taimiyah selama berhari-hari. Sementara ia berjalan, aku terus mengamatinya dari kejauhan dan kemudian mengikutinya dari belakang tanpa sepengetahuannya.
Akhirnya, dia berhenti pada suatu tempat, terlihat olehku, ia menengadahkan tangannya ke langit seraya berkata, "Tiada Tuhan selain Allah semata, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Miliki-Nya seluruh kekuasaan da segala puji. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu". Sesaat kemudian, ia terlihat menangis bersedih dengan air mata bercucuran. Lalu berkat, "Aku sengaja tinggalkan rumah, demi berbicara dengan-Mu secara pribadi dan dalam kesendirian".
Berdzikir kepada Allah tidak harus dengan membaca lafazh tasbih, takbir, tahmid dan tahlil dalam seuatu penyepian diri. Bukan demikian. Sebab, para ulama pernah mengatakan, "Barangsiapa melihat orang yang terkena musibah (ujian Allah), lalu air mata bercucuran, niscaya ia termasuk orang-orang yang sedang berdzikir kepada Allah."

Tidak sedikit pula orang yang berdzikir kepada Allah dalam kesendirian dan bisa benar-benar meneteskan air matanya. Yakni, manakala ia teringat dengan segala dosa da kesalahannya, atau teringat pada orang-orang yang dicintainya dan sanak kerabat yang telah mendahuluinya. Dalam keadaan seperti ini, maka ia sudah termasuk orang-orang berdzikir kepada Allah. Wallahu'alam (http://mqfmnetwork.com)

UNBK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN INTEGRITAS DAN KEJUJURAN

Pelaksanaan UNBK 2016 pada tanggal 4 sampai 12 April 2016 selama 6 hari telah dilaksanakn sukses dan lancar di MAN 3 JAKARTA. Pelaksanaan ujian ini diikuti 179 siswa yg terdiri dari 74 siswa IPA, 79 Siswa IPS dan 29 siswa Keagamaan.
Pada tahun ini, madrasah aliyah di dki jakarta yang mengikuti UNBK sebanyak 10 madrasah aliyah, dan telah sukses dalam proses pelaksanaanya. Kepala kanwil DKI Jakarta, Dr. H. Abdurahman M.Ag dalam kunjungan monitoring persiapan UNBK Hari Kamis, 31 Maret 2017 di MAN 3 Jakarta menjelaskan bahwa UNBK adalah suatu upaya pemerintah agar pelaksanaan ujian bisa meningkatkan indek prestasi dan integritas madrasah, serta asas efesiensi dan efektifitas dalam proses pelaksanaannya. Untuk itu, KaKanwil menekankan pada persiapan secara teknis baik sarana maupun pengetahuan siswa dalam melaksanakan ujian berbasis komputer.
Kepala MAN 3 Jakarta, Drs. Usman Ali, M.PFis menyampaikan bahwa persiapan teknis UNBK yang sudah dilaporkan kepada Kasie Kurikulum Kanwil Kemenag DKI Jakarta  telah di lakukan dengan baik dan sesuai dengan SOP UNBK. Dengan banyak pertimbangan pada proses pelaksanaannya,MAN 3 Jakarta telah menyiapkan 70 client, 3 server, Internet, ups di tambah lagi penyediaan genset. Ini dilakukan demi kelancaran dan kenyamanan siswa dalam pelaksanaa  UNBK agar siswa merasa tenang dan nyaman juga tidak di rugikan karena gangguan teknis lainnya.
Dari hasil pelaksanaan UNBK, tim UNBK yg di ketua Aan Harinurdin,M.PFis pada acara penutupan kegiatan ini, mengevaluasi dan menyimpulkan bahwa UNBK adalah salah satu sistem yang bisa membangun kepercayaa  diri siswa agar berintegritas dan mengedepankan kejujuran.Sesuai motoUNBK Prestasi Prestasi Tinggi, Integritas terpuji. Dalam hal lain, efesiensi baik tenaga maupun waktu pelaksanaan,sangat menguntungkan siswa agar lebih fokus dalam menghadai ujian karena berbeda dengan pbt, unbk dilaksanakan satu hari satu mata pelajaran yang di ujikan. Dan siswa tidak khawatir lembar jawaban tidak terscan dengan baik. Kelemahan yang bisa di evaluasi adalah terlalu banyak waktu pelaksanaan unbk dalam sehari 3 sesi dari pukul 07.00 sampai 16.00.Ini membutuhkan proses adaptasi bagi siswa yang mendapatkan giliran pada sesi 3, ditambah dari segi proktor dan teknisi terlalu lama menjaga kelancaran ujian yang berakibat kelelahan. Untuk itu ke depan, perlu ditambah client untuk siswa agar maksimal per hari hanya 2 sesi.

Peringatan Hari Kartini 2016, Ajang Kreativitas dan Enterpreneurship di MAN 3 Jakarta

Jakarta(Humas MAN 3 Jakarta) — MAN 3 Jakarta memperingati Hari Kartini dengan gebyar kreativitas siswa/i kelas X dan XI MAN 3 Jakarta. Bentuk kegiatan ini adalah pameran kreativitas dari masing-masing kelas dengan tema yang berbeda-beda di Halaman MAN 3 Jakarta, Kamis(21/4).
Kepala MAN 3 Jakarta, Drs. Usman Ali, M.PFis menyambut dengan baik, ide dan gagasan dalam memperingati Hari Kartini yang berbeda dengan kebiasan secara umum. Hari Kartini adalah momentum penyadaran persamaan hak antara pria – wanita, kaya – miskin, ningrat – jelata khususnya dalam hal pendidikan.
Maka MAN 3 Jakarta melalui ketua panitia Hari Kartini, Ibu Nazmaini memaparkan bahwa untuk memberikan apresiasi kepada siswa perlu di perlihatkan produk kreativitas siswa/i agar potensi dan bakat di bidang enterpreneur bisa muncul.
 
Copyright © 2014 MAN 3 Jakarta PIC TIK dan PIC Humas MAN 3 Jakarta.